Bunuh diri adalah dosa besar

TABIRDAKWAH - Assala untuk kita semuanya, pada kali ini kami ingin bagikan ulasan keterangan tentang Bunuh diri adalah dosa besar dalam pandangan Islam, semoga menjadi bahan kewaspadaan untuk kita semuanya jangan sampai tererumus ke dalam dosa besar maupun dosa kecil

Bunuh diri adalah dosa besar


Bunuh diri adalah dosa besar

Sebagai hamba Allah secara fitrah kita memiliki kelebihan dan kekurangan, manusia membutuhkan sejumlah hal baru, dalam meraihnya seseorang dapat mengalami keberhasilan atau kegagalan. Kalau berhasil, tidak masalah, namun kalau gagal? Ada dari kita yang bila sampai pada titik kegagalan dalam usaha atau hidupnya, maka ia akan merasakan takut dan kecemasan yang berlebihan, kepanikan, kebingungan dan putus asa, karena merasa sudah tidak sanggup lagi menanggung semuanya. Ini yang kadang membuat seseorang mengambil jalan pintas yang dia pikir dapat
menyelesaikan masalahnya, yaitu mengakhiri hidup atau bunuh diri.

Akhir-akhir ini, sering kita lihat dan dengar berita di media masa tentang orang bunuh diri.
Mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri adalah perbuatan dosa besar, dan neraka adalah ganjarannya. Perhatikan sabda Rasulullah Saw berikut ini, hadits riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah Saw. bersabda: " Barang siapa yang bunuh diri dengan benda tajam, maka benda tajam itu akan dipegangnya untuk menikam perutnya di neraka Jahanam. Hal itu akan berlangsung terus selamanya.

Hukuman bunuh diri dengan racun

Barang siapa yang minum racun sampai mati, maka ia akan meminumnya pelan- pelan di neraka Jahanam selama-lamanya. Barang siapa yang menjatuhkan diri dari gunung untuk bunuh diri, maka ia akan jatuh di neraka Jahanam selama-lamanya ". (HR.Muslim No. 158)

Perhatikan juga sabda Rasulullah Saw berikut ini: " Janganlah seorang di antara kamu
mengharapkan kematian & jangan pula memohonnya sebelum kematian itu datang
menjemputnya. " (HR. Muslim No.4843). Dalam hadits ini diterangkan dengan jelas sekali, agar kita tidak mengharap dan memohon kematian, sebelum kematian datang menjemput kita, apalagi bunuh diri.

Setiap yang hidup, pasti akan merasakan mati, Seperti tertulis dalam firman-Nya, " Tiap-tiap
yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan ." (QS. Al 'Ankabuut {29} :57). Kita semua pasti akan mati, tapi jangan sekali-kali, kita berbuat sesuatu yang menyebabkan kematian, karena kita akan jatuh ke dalam neraka jahanam.

Sebenarnya, apapun masalah hidup yang dialami seseorang, seberat apapun beban persoalan yang dipikulnya, semuanya bisa dilalui dengan baik, dengan keimanan pada Allah Swt, dan dengan memohon pertolongan-Nya. Karena Allah Maha Kuasa, yang menggenggam langit, bumi dan seluruh isinya, yang menggenggam segala sesuatu. Dan Allah Maha Tahu semua masalah dan kesulitan yang dialami semua hamba-Nya,.

Mintalah pertolongan dari-Nya dengan sabar dan shalat, doa dan ikhtiar, yakinlah bahwa Allah Swt tidak akan pernah mengabaikan hamba-Nya yang mengharapkan pertolongan-Nya. Allah Swt berfirman, " Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang- orang yang sabar". (QS. Al Baqarah {2} : 153)

Perhatikan juga firman Allah Swt berikut ini,
" Bukankah Kami (Allah) telah melapangkan untukmu dadamu? dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu? Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya kesulitan itu disertai kemudahan, Sesungguhnya kesulitan itu disertai kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Rabbmu lah hendaknya kamu berharap ". (QS. Al-Insyirah/Alam Nasyrah {94} :1-8).

Dan Allah Swt juga berfirman,: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan
kesanggupannya " (QS Al Baqarah [2] : 286). Sebenarnya setiap orang, bisa tegar dan mampu menjalani kehidupannya yang sesulit apapun, asalkan ia kuat iman dan sabar. Orang yang mengakhiri hidupnya dengan jalan bunjuh diri, adalah orang yang tidak punya iman keyakinan kepada Allah.
Baca Juga: Nama Bayi Laki Laki Modern Islami Awalan E Terbaru 

Dosa Bunuh Diri

Berikut beberapa Hadits Rasukullah Saw, tentang ganjaran neraka bagi orang yang bunuh diri :

1. Hadis riwayat Jundab ra., ia berkata:
Rasulullah Saw bersabda: Ada seorang lelaki yang hidup sebelum kalian, keluar bisul pada tubuhnya. Ketika bisul itu membuatnya sakit, ia mencabut anak panah dari tempatnya, lalu membedah bisul itu. Akibatnya, darah tidak berhenti mengalir sampai orang itu meninggal. Tuhan kalian berfirman: Aku haramkan surga atasnya ". (HR. Muslim No. 164).

2. Hadits riwayat Abu Hurairah ra, ia berkata:
Aku ikut Rasulullah Saw. dalam perang Hunain. Kepada seseorang yang diakui keIslamannya beliau bersabda: Orang ini termasuk ahli neraka . Ketika kami telah memasuki peperangan, orang tersebut berperang dengan garang dan penuh semangat, kemudian ia terluka. Ada yang melapor kepada Rasulullah Saw, " Wahai Rasulullah, orang yang baru saja engkau katakan sebagai ahli neraka, ternyata pada hari ini berperang dengan garang dan sudah meninggal dunia. Nabi Saw. bersabda: Ia pergi ke neraka. Sebagian kaum muslimin merasa ragu . Pada saat itulah datang seseorang melapor bahwa ia tidak mati, tetapi mengalami luka parah.
Baca Juga: Dosa Besar Buat Penzina
Pada malam harinya, orang itu tidak tahan menahan sakit lukanya, maka ia bunuh diri. Hal itu dikabarkan kepada Nabi Saw. Beliau bersabda: " Allah Maha besar, aku bersaksi bahwa aku adalah hamba Allah dan utusan-Nya. Kemudian beliau memerintahkan Bilal untuk memanggil para sahabat: Sesungguhnya tidak akan masuk surga, kecuali jiwa yang pasrah. Dan sesungguhnya Allah mengukuhkan agama ini dengan orang yang jahat (HR Muslim No. 162)

3. Hadis riwayat Sahal bin Saad As-Saidi ra., ia berkata: Rasulullah Saw. bertemu dengan orang-orang musyrik dan terjadilah peperangan, dengan dukungan pasukan masing-masing. Seseorang di antara sahabat Rasulullah Saw. tidak membiarkan musuh bersembunyi, tapi ia mengejarnya dan membunuhnya dengan pedang. Para sahabat berkata: Pada hari ini, tidak seorang pun di antara kita yang memuaskan seperti yang dilakukan oleh si fulan itu. Mendengar itu, Rasulullah Saw. bersabda: Ingatlah, si fulan itu termasuk ahli neraka . Salah seorang sahabat berkata: Aku akan selalu mengikutinya. Lalu orang itu keluar bersama orang yang disebut Rasulullah Saw. sebagai ahli neraka.
Baca Juga: Dahsyatnya Rahasia Bersedekah

Bunuh diri adalah dosa besar

Kemana pun ia pergi, orang itu selalu menyertainya. Kemudian ia terluka parah dan ingin mempercepat kematiannya dengan cara meletakkan pedangnya di tanah, sedangkan ujung pedang berada di dadanya, lalu badannya ditekan pada pedang hingga meninggal. Orang yang
selalu mengikuti datang kepada Rasulullah Saw. dan berkata: Aku bersaksi bahwa engkau memang utusan Allah . Rasulullah saw. bertanya: Ada apa ini? Orang itu menjawab: Orang yang engkau sebut sebagai ahli neraka, orang-orang menganggap besar (anggapan itu), maka aku menyediakan diri untuk mengikutinya, lalu aku mencarinya dan aku dapati ia terluka parah, ia berusaha mempercepat
kematian dengan meletakkan pedangnya di tanah, sedangkan ujung pedang berada di dadanya, kemudian ia menekan badannya hingga meninggal. Pada saat itulah Rasulullah Saw. bersabda: Sesungguhnya ada orang yang melakukan perbuatan ahli surga, seperti yang tampak pada banyak orang, padahal sebenarnya ia ahli neraka. Dan ada orang yang melakukan perbuatan ahli neraka, seperti yang tampak pada banyak orang, padahal ia termasuk ahli surga . (HR. Muslim No. 163)


Dosa besar bunuh diri disebabkan tidak Ridha pada ketentuan Allah. Dan sekarang sebaik-baiknya seseorang adalah yang pasrah tunduk pada ketentuan Allah. Jika terlalu berharap pada manusia, penilaian manusia dan harapan manusia, maka ia akan sakit hati dan tidak menerima ketentuan Allah.

Bersabar lah sampai ketentuan Allah datang pada waktunya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel