Kisah Nabi Ilyasa 'Alaihissalam Lengkap Dari Awal Sampai Akhir

TABIRDAKWAH - Assalam bagi kita semua, bagaimana kabar sahabat sekalian ? Mudah-mudahan diberi kesehatan dan rizqi yang barokah, baiklah pada kesempatan ini kami ingin membagikan cerita tentang nabi Ilyasa lengkap atau ada juga yang menyebutnya nabi Al Yasa , mudah-mudahan setelah membaca kisah nabi Ilyasa ini kita akan mendapatkan hidayah dan beekah dari Allah SWT , amin ya Robbal Alamin

Kisah Nabi Ilyasa AS Lengkap

Kisah Nabi Ilyasa alaihissalam ini merupakan salah satu kisah Islami 25 Nabi dan Rosul yang wajib kita imani dan percayai , mengenalkan kisah Nabiyullah Ilyasa as kepada anak anak agar menambah wawasan Islami bagi anak, dan orang tua juga harus tahu bagaimana ceritanya, untuk diambil pelajaran atau pesan pesan dalam kisah ini, mari kita simak ceritanya.




Kisah Nabi Ilyasa Alaihissalam Lengkap Dari Awal Sampai Akhir

Biodata Nabi Ilyasa as

Dalam kisah nabi Al-Yasa' atau nabi Ilyasa bahwa beliau adalah anak dari Safet dan penerus Nabi Ilyas. Sedangkan menurut Ibnu Katsir, menuliskan silsilah Al-Yasa atau nabi Ilyasa melalui ayahnya yang bernama Ukhtub, sampai kepada keturunan nabi Harun as saudara nabi Musa as
Nabi Ilyasa / Al-Yasa ( dalam tulisan dan bahasa Arab adalah : اليسع, sedangkan menurut kitab Al Kitab ( injil ) adalah : Elisa, Eliseus) (masa hidup nabi Ilyasa sekitar tahun 885-795 Sebelum Masehi ) adalah seorang nabi yang tertera dalam Qur'an dan juga dianggap nabi oleh umat Yahudi dan Kristen. Nabi Ilyasa' diangkat menjadi nabi pada tahun 830 SM dan ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan orang-orang Amoria di Panyas, Syam. Nabi Ilyasa' wafat di Palestina dan namanya disebutkan sebanyak 2 kali di dalam Al-Qur'an, yaitu pada surah al-An'am dan surah Shaad yaitu sebagai berikut:

1. Dalam sutat Al An'am yang artinya:   ...dan Ismail, Al-Yasa', Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya), (Al-An'am 6:86)

2. Dalam surat Shaad yang artinya :
...dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik. (Shaad 38:48)

Kisah Nabi Ilyasa as Singkat Lengkap

Al-Yasa' atau nabi Ilyasa adalah nabi selanjutnya untuk bangsa Israel. Dia menghadapi sikap penyangkalan Raja dan Ratu Israel terhadap agama sepeninggal Ilyas. Al-Yasa' / nabi Ilyasa menunjukkan banyak mukjizat untuk menunjukkan kekuasaan Allah, tapi mereka malah menyebutnya tukang sihir, sama seperti ketika mereka menyebut Nabi Ilyas sebelumnya. Mereka terus membangkang sepanjang hidup Al-Yasa'. Setelah beberapa lama, bangsa Israel ditaklukkan oleh Bangsa Assyria, kemudian bangsa ini menghancurkan Kuil Gunung dan menyebabkan kerusakan parah di Syam.

Dalam cerita nabi Ilyasa selanjutnya disebutkan bahwa Nama Al-Yasa disebut dalam kisah Nabi Ilyas, saat rasul itu dikejar-kejar oleh kaumnya dan bersembunyi di rumah Al-Yasa. Maka besar kemungkinan Al-Yasa juga tinggal di seputar lembah sungai Jordan.

Kisah nabi Ilyasa selanjutnya disebutkan Ketika nabi Ilyas bersembunyi di rumahnya, Al-Yasa / mabi Ilyasa masih seorang belia. Saat itu ia tengah menderita sakit kemudian Ilyas membantu menyembuhkan penyakitnya. Setelah sembuh, Al-Yasa pun menjadi anak angkat Ilyas yang selalu mendampingi untuk menyeru ke jalan kebaikan. Al-Yasa melanjutkan tugas kenabian tersebut begitu Ilyas meninggal. Al-Yasa melanjutkan misi ayah angkatnya, agar kaumnya kembali taat kepada ajaran Allah.
Al-Yasa' kemudian mendapati bahwa manusia ternyata begitu mudah kembali ke jalan sesat. Itu terjadi tak lama setelah Ilyas wafat.

Bacaan Terbaru: Kisah Nabi Daud as Lengkap
Kisah nabi Ilyasa selanjutnya disebutkan Padahal masyarakat lembah sungai Yordania itu sempat mengikuti seruan Ilyas agar meninggalkan pemujaannya pada berhala. Pada kalangan itulah Ilyasa tak lelah menyeru ke jalan kebaikan. Dikisahkan bahwa mereka tetap tak mau mendengar seruan Al-Yasa', dan mereka kembali menanggung bencana kekeringan yang luar biasa.

Kisah Nabi Ilyasa 'Alaihissalam Lengkap Dari Awal Sampai Akhir

Kisah Nabi Ilyasa menurut Alkitab ( WIKIPEDIA )

Kisah nabi Ilyasa dalam Alkitab menyebutkan bahwa Ilyasa' hidup di Kerajaan Samaria pada abad ke-8 SM dan berperan sebagai nabi pada masa kekuasaan Raja Yoram, Yehu, Yoahas, dan Yoas. Dia merupakan murid Ilyas dan penerusnya sebagai nabi Bani Israil.

Kisah nabi Ilyasa dalam  Alkitab menyebutkan bahwa Ilyasa' berasal dari Abel-Meholah, sebuah kota di sebelah Sungai Yordan. Silsilahnya adalah Ilyasa' bin Safat. Terdapat beberapa pendapat dari ulama terkait latar belakang keluarga Ilyasa'. Muhammad bin Ishaq menyebutkan bahwa silsilahnya adalahnya Ilyasa' bin Ukhtub. Ibnu Asakir berpendapat bahwa dia adalah keturunan Efraim bin Yusuf bin Ya'qub. Keterangan lain menyatakan bahwa dia adalah sepupu Ilyas.

Kisah nabi Ilyasa selanjutnya disebutkan bahwa saat Ilyas berada di Gunung Sinai setelah melarikan diri dari kejaran Permaisuri Izebel, Allah mewahyukannya agar mengangkat Ilyasa' sebagai penerusnya dalam menjalankan tugas kenabian. Saat Ilyasa' membajak di ladang, Ilyas membentangkan jubahnya pada Ilyasa'. Maka kemudian Ilyasa' mengikuti Ilyas dan menjadi murid dan pendampingnya.\

Mukjizat Nabi Ilyasa As

Al-Qur'an tidak menyebutkan kisah Ilyasa' dan hanya menyebutkan sekilas namanya. Alkitab menyebutkan kisah Ilyasa' yang sarat dengan mukjizatnya.

Kisah nabi Ilyasa selanjutnya disebutkan, Beberapa mukjizat Ilyasa' berkaitan dengan kesembuhan dan penyakit. Disebutkan bahwa penduduk Yerikho mengeluh pada Ilyasa' bahwa air mereka tidak baik karena dapat menyebabkan wanita hamil keguguran. Ilyasa' kemudian memurnikan air tersebut dengan melemparkan garam ke sumber air.\Saat memasak bersama murid-muridnya, salah satu dari mereka memasukkan labu liar ke dalam kuali, tanpa mengetahui bahwa itu beracun. Ilyasa' memerintahkan agar memasukkan tepung ke dalam kuali dan masakan dalam kuali menjadi aman untuk dimakan.\

Suatu kali, seorang wanita kaya di Sunem menjamu Ilyasa' di kediamannya. Sejak saat itu, Ilyasa' selalu berkunjung ke rumahnya saat berada di Sunem. Wanita tersebut sangat yakin bahwa Ilyasa' adalah hamba Allah yang saleh, sehingga dia dan suaminya membuatkan kamar yang khusus diperuntukkan untuk menginap Ilyasa' bila dia sedang berada di Sunem. Ilyasa' mendoakan wanita tersebut akan memiliki putra dan wanita itu benar-benar melahirkan seorang putra pada tahun berikutnya. Saat putra wanita tersebut sakit dan meninggal, Ilyasa' menghidupkannya kembali.

Naaman, seorang panglima dari Kerajaan Aram di Syria, meminta kesembuhan pada Ilyasa' dari penyakit kustanya. Ilyasa' menyuruhnya mandi di Sungai Yordan tujuh kali dan Naaman sembuh. Ilyasa' menolak hadiah dari Naaman dan Naaman akhirnya menyatakan diri bahwa dia akan menyembah Allah semata, meninggalkan dewa-dewa lamanya. Namun pelayan Ilyasa' yang bernama Gehazi meminta hadiah dari Naaman tanpa sepengetahuan tuannya. Gehazi kemudian terkena penyakit kusta karena doa Ilyasa'.

Kisah Nabi Ilyasa as Lengkap

Kisah nabi Ilyasa selanjutnya disebutkan nabi Ilyasa' juga tercatat memberkahi makanan hingga dapat menjadi berlimpah. Ada seorang janda yang terlilit utang dan anak-anaknya akan dijadikan budak sebagai gantinya, padahal wanita itu tidak memiliki apa-apa untuk dijual selain sebotol kecil minyak zaitun. Ilyasa' memerintahkan wanita tersebut pergi meminjam botol-botol kosong, kemudian menuangkan minyak zaitun dari botol kecil tersebut ke tiap-tiap botol yang lain. Botol-botol tersebut menjadi penuh terisi minyak zaitun dan kemudian dijual janda tersebut untuk membayar utang.Ilyasa' juga memerintahkan pelayan memberi makan seratusan orang hanya dengan dua puluh roti dan masih ada sisanya.

Kisah nabi Ilyasa selanjutnya disebutkan disebutkan pula bahwa Ilyasa' dapat mengetahui sebagian kejadian yang akan datang atau mengetahui beberapa hal rahasia. Saat Kerajaan Samaria berperang dengan Kerajaan Aram, Ilyasa' memberitahukan berbagai strategi pihak Aram kepada Yoram, Raja Samaria saat itu. Pihak Aram kemudian mengutus sekelompok prajurit untuk menangkap Ilyasa', tapi mereka semua menjadi buta. Ilyasa' kemudian menuntun mereka ke ibu kota Samaria. Yoram awalnya hendak membunuh mereka, tetapi akhirnya dia menjamu dan kemudian memulangkan mereka karena nasihat Ilyasa'.

Kisah nabi Ilyasa selanjutnya disebutkan kemudian Benhadad, Raja Aram saat itu, memerintahkan pengepungan ibu kota Samaria, menjadikan kelaparan hebat melanda Samaria. Harga-harga pangan melambung tinggi, bahkan sampai terjadi kanibalisme di tengah masyarakat. Yoram menyalahkan Ilyasa' atas kejadian ini dan berusaha membunuhnya. Namun Ilyasa' menyatakan bahwa harga gandum akan menjadi sangat murah. Pengawal pribadi Yoram tidak percaya, tapi Ilyasa' tetap kukuh dengan pernyataannya, sembari menambahkan bahwa pengawal tersebut tidak akan menikmati gandum tersebut. Di luar kota, para prajurit Aram yang mengepung kota mendengar suara deru pasukan dan mengira pasukan dari Mesir tiba untuk membantu pihak Samaria, padahal suara tersebut adalah mukjizat dari Allah. Para prajurit Aram kemudian mengakhiri pengepungan dan melarikan diri, menelantarkan perkemahan mereka berikut persediaan gandum, kuda, dan keledai yang ada di perkemahan. Mengetahui hal itu, penduduk kota berbondong-bondong keluar menjarah isi perkemahan. Pengawal raja yang meragukan perkataan Ilyasa' mati terinjak-injak warga saat tugas jaga di gerbang kota.

Ketika mengetahui bahwa Ilyasa' sedang berada di Damaskus, Benhadad yang sedang sakit memerintahkan panglimanya yang bernama Hazael untuk menemui Ilyasa' dan menanyakan kesembuhannya. Ilyasa' mengatakan bahwa Benhadad akan meninggal dan Hazael akan menjadi raja. Saat kembali, Hazael mengatakan pada Benhadad kalau dia akan sembuh. Besoknya, Hazael menutupi wajah Benhadad dengan kain basah sehingga dia mati lemas. Hazael kemudian menggantikannya sebagai raja

Kisah Nabi Ilyasa as Lengkap

Kisah nabi Ilyasa dalam Alkitab juga mencatat mukjizat Ilyasa' yang lain. Ilyasa' memukulkan jubah Ilyas ke Sungai Yordan dan air sungai tersebut terbelah dua, membentuk jalan di tengah yang digunakan untuk menyeberang. Saat ada sekelompok anak-anak yang berusaha mengusir Ilyasa', tiba-tiba muncul dua beruang betina mencabik-cabik anak-anak tersebut. Ketika pasukan gabungan Kerajaan Samaria, Yehuda, dan Edom kehabisan air dalam perjalanan menyerang Kerajaan Moab, Ilyasa' memerintahkan pasukan gabungan tersebut menggali parit-parit di wadi dan menyatakan bahwa air akan memenuhi wadi meski tidak ada hujan. Esoknya, air dari arah Edom mengalir memenuhi wadi tersebut seperti perkataan Ilyasa'. Saat salah seorang muridnya menjatuhkan mata kapak ke sungai, Ilyasa' melemparkan sepotong kayu ke tempat kapak tersebut tenggelam, kemudian kapak itu muncul dan mengapung di permukaan air.

Kisah nabi Ilyasa dalam Alkitab menyebutkan bahwa Ilyasa' hidup di Kerajaan Samaria pada abad ke-8 SM dan berperan sebagai nabi pada masa kekuasaan Raja Yoram, Yehu, Yoahas, dan Yoas. Dia merupakan murid Ilyas dan penerusnya sebagai nabi Bani Israil.

Kisah nabi Ilyasa dalam, Alkitab menyebutkan bahwa Ilyasa' berasal dari Abel-Meholah, sebuah kota di sebelah Sungai Yordan. Silsilahnya adalah Ilyasa' bin Safat. Terdapat beberapa pendapat dari ulama terkait latar belakang keluarga Ilyasa'. Muhammad bin Ishaq menyebutkan bahwa silsilahnya adalahnya Ilyasa' bin Ukhtub. Ibnu Asakir berpendapat bahwa dia adalah keturunan Efraim bin Yusuf bin Ya'qub. Keterangan lain menyatakan bahwa dia adalah sepupu Ilyas.


Kisah Nabi Ilyasa as Singkat Lengkap

Kisah nabi Ilyasa selanjutnya disebutkan bahwa saat Ilyas berada di Gunung Sinai setelah melarikan diri dari kejaran Permaisuri Izebel, Allah mewahyukannya agar mengangkat Ilyasa' sebagai penerusnya dalam menjalankan tugas kenabian. Saat Ilyasa' membajak di ladang, Ilyas membentangkan jubahnya pada Ilyasa'. Maka kemudian Ilyasa' mengikuti Ilyas dan menjadi murid dan pendampingnya.


Nah, mungkin cerita dan kisah nabi Ilyasa as kita cukupkan sampai di sini, karena sumber yang ada memang tidak terlalu banyak, namun semoga cerita tersebut bisa kita ambil pelajarannya untuk bekal mengarungi kehidupan kita ini, wassalam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel