Kisah Nabi Harun As Lengkap Singkat Padat dan Jelas

TABIRDAKWAH - Assalamualaikum Halo semuanya, selamat datang salam kenal dan salam persaudaraan bagi sahabat yang baru mengenal dan datang pada blog kisah ( tarikh ) Islami ini, pada kali ini kita akan membagikan mengenai sejarah atau kisah nyata tentang nabi Harun alaihissalam lengkap dari awal sampai kahir, dari lahir sampai wafat

Kisah Nabi Harun As Lengkap


Dalam Kisah nabi Harun banyak sekali pelajaran dan hikamah yang bisa diambil, banyak pesan yang dapat kita ambil dari kisah nabi Harun alaihissalam ini, dan meskipun kisah ini singkat lengkap tapi isinya singat padat dan jelas semoga setelah membaca kisah ini akan menambah wawasan dan keimanan kita semua amin

Kisah Nabi Harun As Singkat Padat dan Jelas



Kisah Nabi Harun As Singkat Padat dan Jelas Lengkap


Biodata Nabi Harun Aalaihissalam

Nabi Harun alaihissalam adalah kakak kandung dari Musa, maka silsilahnya adalah sebagai berikut : Nabi Harun alaihissalam bin Imran bin Qahits bin Lawi bin YaÊ¿qub bin Ishak bin Ibrahim. jadi ayah nabi harun adalah Imran ( dibaca Imron ), ada pula yang menyebut ayah Nabi Musa dan Harun adalah Amram. sedangkat kakeknya bernama Qohis.

Dan Menurut situs web scribd.com, silsilahnya adalah sebagai berikut, Nabi Harun bin Imran bin Fahis bin 'Azir bin Lawi bin Yaqub bin Ishaq bin Ibrahim bin Azara bin Nahur bin Suruj bin Ra'u bin Falij bin 'Abir bin Syalih bin Arfahsad bin Syam bin Nuh, di sini ada perbedaan nama kakek dan kakek buyutnya yaitu Fahis bin Azir

Dia, Nabi harun as ialah kakak dari Nabi Musa as, diutus untuk membantu dakwah nabi Musa memimpin Bani Israel ke jalan yang benar.
Firman Allah SWT bermaksud: “...dan Kami telah menganugerahkan kepadanya sebagian rahmat Kami, yaitu saudaranya, Harun menjadi seorang nabi.”
Baca Juga: Kehidupan Setelah Kematian

Kisah Nabi Harun as Singkat Lengkap

Nabi Harun as dilahirkan tiga tahun sebelum  nabi Musa. Nabi Harun merupakan putra sulung ( pertama ) Amram ( Imron ) dari suku Lawwy. Ia merupakan nabi yang diutus kepada Bani Israel ketika menggembara di Negara Mesir, dengan menggantikan peran Musa untuk sementara ketika harus melarikan diri ke negeri Midian / Madyan ( ada ahli sejarah modern mengatakan bahwa negri Madyan adalah kepulauan di daerah asia tenggara dan sekarang bernama negara Indonesia ) 

Ia yang fasih berbicara dan mempunyai pendirian tetap sering mengikuti nabi Musa a.s dalam menyampaikan dakwah kepada Firaun, Hamman dan Qarun. Nabi Musa sendiri mengakui saudaranya fasih berbicara dan berdebat, juga bernegosiasi seperti diceritakan al-Quran: “Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripadaku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkan (perkataan) ku, sesungguhnya aku khawatir mereka akan berdusta.” Selama ditinggal Nabi Musa untuk bersemedi di Thur Sina, nabi Harun juga diberikan amanah untuk mengawasi dan memimpin penduduk Bani Israel dari perbuatan mungkar, dan juga menyekutukan Allah dengan benda lain ciptaanNya. Musa berkata kepada Harun: “Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku dan perbaikilah, jangan kamu mengikuti jalan orang yang melakukan kerusakan.”

Kisah Nabi Harun Menjaga Bani Isroil

Bagaimanapun, selama kepergian nabi Musa ke gunung / bukit Thur Sina, berlaku ujian terhadap Bani Israel. Sebagian mereka menyekutukan Allah SWT yaitu dengan kembali menyembah anak lembu yang terbuat dari emas oleh Samiri ( Dajjal pada zaman itu). Mereka menyembah patung lembu ( sapi ) itu setelah terperdaya dengan tipu muslihat / sihir Samiri yang menjadikannya bisa berbicara. Nabi Harun alaihissalam sudah mengingatkan mereka bahwa perbuatan itu adalah dosa besar, namun segala nasihat dan amaran berkaitan dengan itu tidak dipedulikan oleh kaumnya. Memang Nabi Harun tidak bisa bertindak sekeras Nabi Musa AS
Baca Juga: Kisah Malaikat Izrail Tidak Bisa Mencabut Nyawa Seseorang

Pelajaran Dari Kisah Nabi Harun as

Selepas menyepi selama 40 hari untuk menerima panggilan Ilahi, Nabi Musa kembali kepada kaumnya dan sungguh terkejut dengan perbuatan menyembah patung sapi itu. Nabi Musa bukan saja marah kepada kaumnya, malah Nabi Harun a.s sendiri turut ditarik rambut kepalanya dan janggutnya. Nabi Musa bertanya kepada nabi Harun as: “Wahai Harun, apa yang menghalangi engkau dari mencegah mereka ketika engkau melihat mereka sesat? Apakah engkau tidak mengikuti aku atau engkau mendurhakai perintahku?”. Nabi Harun a.s  berkata: “Wahai saudaraku, janganlah engkau merenggut janggutku dan janganlah engkau menarik kepalaku, sesungguhnya aku takut engkau akan berkata, “engkau mengadakan perpecahan dalam Bani Israel dan engkau tidak memelihara perkataanku.” Kemudian nabi Musa mendapatkan Samiri ( Dajjal ) , lalu berkata: “Pergilah kamu dari sini bersama pengikutmu. Patung sapi itu yang menjadi tuhanmu akan aku bakar, kemudian aku akan hanyutkan ke dalam laut. Kamu dan pengikutmu pasti mendapat azab.”
Baca Juga: Nama Bayi Laki Laki Modern Islami Awalan E Terbaru 

Kisah Nabi Harun a.s Saat Terakhir

Nabi Harun a.s hidup selama 122 tahun. Dia wafat 11 bulan sebelum wafatnya nabi Musa, di daerah al Tiih, yaitu sebelum Bani Israil memasuki negara Palestina. Mengenai Bani Israel, mereka memang keras kepala, banyak permasalahan dan sulit dipimpin, namun dengan kesabaran nabi Musa dan nabi Harun, mereka dapat dipimpin supaya mengikuti syariat Allah, seperti terkandung dalam Kitab Taurat ketika itu.
Baca Juga: Kisah Nabi Ayyub A.S dengan cobaan berat menimpanya bertahun-tahun Lengkap

Nah, itulah kisah nabi harun yang singkat padat dan jelas, namun banyak pelajaran dan pesan yang bisa diambil dari kisah nabi Harun, terimakasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel