Dosa Dan Hukuman Mencuri Menurut Syariat Islam Yang Sangat Mengerikan Azabnya

TABIRDAKWAH - Assalam bagi para pembaca di seluruh dunia maya, pada kesempatan yang baik ini kami ingin berbagi info mengenai dosa bagi seorang pencuri ( hukman yang pantas untuk pencuri menurut syariat Islam ), mari kita simak penjelasan berikut ini dengan khusu` dan semoga menjdi bahan renungan jangan sampai kita mengambil barang yang bukan hak kita ( hak orang lain ), karena banyak yang belum mengetahui dan bnyak pula yang menanyakan apa hukuman bagi seorang pencuri ? mari kita simak bersama-sama.

Dosa Dan Hukuman Mencuri Menurut Syariat Islam

Dosa Mencuri Menurut Syariat Islam

A. Pengertian dan dalil tentang Menciri

1. Pengertian Mencuri

Mencuri adalah mengambil harta milik orang lain dengan tidak hak untuk dimilikinya tanpa sepengetahuan pemilikinya. Mencuri hukumnya adalah haram. Di dalam hadist dikatakan bahwa mencuri merupakan tanda hilangnya iman seseorang.

Hadits yang menerangkan tentang pencurian artinya adalah “Tidaklah beriman seorang pezina ketika ia sedang berzina. Tidaklah beriman seorang peminum khamar ketika ia sedang meminum khamar. Tidaklah beriman seorang pencuri ketika ia sedang mencuri”. (H.R al-Bukhari dari Abu Hurairah : 2295)

2. Syarat dan Ketentuan Mencuri

Suatu perkara dapat ditetapkan sebagai pencurian apabila memenuhi syarat sebagai berikut :
a. Orang yang mencuri adalah mukalaf, yaitu sudah baligh dan berakal
b. Pencurian itu dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi
c. Orang yang mencuri sama sekali tidak mempunyai andil memiliki terhadap barang yang dicuri
d. Barang yang dicuri adalah benar-benar milik orang lain
e. Barang yang dicuri mencapai jumlah nisab
f. Barang yang dicuri berada di tempat penyimpanan atau di tempat yang layak.

3. Dampak Mencuri

Dampak mencuri dapat dibagi menjadi dua yaitu :

1. Bagi Pelakunya
a. Mengalami kegelisahan batin, pelaku pencurian akan selaludikejar-kejar rasa bersalah dan takut jika perbuatanya terbongkar
b. Mendapat hukuman, apabila tertangkap, seorang pencuri akan mendapatkan hukuman sesuai undang-undang yang berlaku
c. Mencemarkan nama baik, seseorang yang telah terbukti mencuri nama baiknya akan tercemar di mata masyarakat
d. Merusak keimanan, seseorang yang mencuri berarti telah rusak imanya. Jika ia mati sebelum bertobat maka ia akan mendapat azab yang pedih.

2. Bagi Korban & Masyarakat
a. Menimbulkan kerugian dan kekecewaan, peristiwa pencurian akan sangat merugikan dan menimbulkan kekecewaan bagi korbanya
b. Menimbulkan ketakutan, peristiwa pencurian menimbulkan rasa takut bagi korban dan masyarakat karena mereka merasa harta bendanya terancam
c. Munculnya hukum rimba, perbuatan pencurian merupakan perbuatan yang mengabaikan nilai-nilai hukum. Apabila terus berlanjut akan memunculkan hukum rimba dimana yang kuat akan memangsa yang lemah.

B. Hukuman Bagi Pencuri

Mencuri adalah dosa besar dan orang yang yang mencuri wajib dihukum, yaitu:
a. Mencuri yang pertama kali, maka dipotong tangan kanannya
b. Mencuri kedua kalinya, dipotong kaki kirinya.
c. Mencuri yang ketiga kalinya, dipotong tangan kirinya.
d. Mencuri yang ke empat kalinya, dipotong kaki kanannya
e. Kalau masih mencuri, maka ia dipenjara sampai tobat

Dalil Hukuman mencuri dalam Al Qur'an QS AlMaidah adalah

Artinya : Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ( Qs. Al-Maidah : 38 )

Dalil Hukuman mencuri dalam AlQur'an Surat Al Hijr adalah

Artinya : Kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang. ( Qs. Al-Hijr : 18 )

C. Syarat hukum potong tangan Bagi Pencuri ( mengambil hak orang lain )

1. Pencuri tersebut; sudah baligh, berakal, san melakukan pencurian dengan kehendaknya bukan paksaan.
2. Barang yang dicuri sampai nisab (+ 93,6 gram emas), dan barang itu bukan milik si pencuri

Hukuman Bagi Perampok / Begal / Garong

1. Bagi perampok yang membunuh orang yang dirampoknya dan mengambil hartanya. Dalam hal ini hukumnya wajib di bunuh; sesudah dibunuh, kemudian disalibkan (dijemur)
2. Bagi perampok yang mebunuh orang yang dirampoknya, tetapi hartanya tidak diambil. Hukumnya hanya dibunuh saja.
3. Bagi perampok yang hanya mengambil harta bendanya saja, sedang orang orang yang dirampoknya tidak dibunuh, dan harta yang diambil sampai nisab, maka perampok trsebut mendapat hukuman potong tangan kanan dan kaki kirinya.
4. Bagi perampok yang hanya menakut-nakuti saja, tidak membunuh dan tidak mengambil harta benda, maka Hukumannya adalah penjara atau hukuman lainnya yang dapat membuat jera, agar ia tidak mengulanginya.
Dalilnya:
Artinya : Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.( Qs. Al-Mumtahanah : 12 )

Artinya : Mereka berkata: "Jika ia mencuri, maka sesungguhnya, telah pernah mencuri pula saudaranya sebelum itu." Maka Yusuf menyembunyikan kejengkelan itu pada dirinya dan tidak menampakkannya kepada mereka. Dia berkata (dalam hatinya): "Kamu lebih buruk kedudukanmu (sifat-sifatmu) dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu terangkan itu."
( QS. Yusuf : 77 )

Artinya : Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik[414], atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, ( QS. Al-Maidah : 33 )

Maksudnya Ialah: memotong tangan kanan dan kaki kiri; dan kalau melakukan lagi Maka dipotong tangan kiri dan kaki kanan.
Artinya : kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka; Maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( QS. Al Maidah ayat 34 )

Tentu saja hukuman potong tangan ada batasan-batasan tertentu. Tidak semua perbuatan mencuri harus dipotong tangan nya. Misal hanya mengambil air di keran tetangga ataupun memetik daun tanaman bertangga

Nah, sekarang sudah tahu khan dosa dan hukuman bagi pencuri barang orang lain ? semoga kita dijauhkan dari perbuatan mencuri dan bila anda pernah mencuri maka segeralah bertaubat nasuha dan tidak mengulanginya lagi lillahita`ala, wassalam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel